Jumat, 13 November 2009

Hanya Penyesalan

" Bel pun mulai berbunyi, tanda masuk sekolah. Murid murid mulai berlarian masuk ke kelas masing masing, diantara itu ada juga yang dari pagi sedang sibuk mengerjakan pr di sekolah!! "

" Ibu Sari pun masuk, jam pelajaran pertama hari ini adalah sejarah, aaaaahh seorang murid mengatakan seperti itu di kelas karena mulai merasa bete, mereka pun akan tahu bahwa hari ini ada jam pelajaran sejarah yang pastinya akan belajar tentang bab manusia purba. Pelajaran itu pun berlangsung dengan suasana yang membetekan, mereka mulai gelisah karena menurut mereka ini adalah pelajaran yang paling membetekan. "

" Bel kedua pun berbunyi itu bertanda pelajaran Ibu Sari telah selesai, setelah Ibu Sari keluar dari kelas, seorang anak berkata yeeeeess akhirnya selesai juga tuh guru ngajar, dengan ekspresi muka sangat gembira seakan akan mereka berhasil memenangkan sesuatu. Tapi, disisi lain ada juga yang sedih, karena ada juga seorang murid yang sangat suka dengan pelajaran sejarah. "

" Dengan hati yang sangat bangga seorang anak perempuan yang benama Nilam, lebih lebih berteriak histeris, karena nilam ini sangat membenci sekali guru mata pelajaran sejarah itu. Tiba tiba nilam bercerita kepada teman temannya pada saat kejadian kemarin dia bertemu dengan seorang cowo tinggi ganteng yang bernama Rio, memang pada saat itu nilam dan rio sempat pdkt, tapi Nilam kurang suka dengan sikap rio, karena rio itu tipe cowo yang suka membanding bandingkan cewek.!! "

" Tanpa disadari, dia pun lupa mengerjakan pr biologi yang nanti sebelum istirahat harus dikumpulkan. Dia pun langsung dengan terburu-buru mengerjakan pr, dan meninggalkan teman temannya yang pada saat itu sedang curhat dengannya, seorang dari temannya pun mengatakan aaaahh bete gue sama dia, padahal gue itu lagi dengerin curhatan dia serius cukup tahu aja gue sama dia!! Dengan seriusnya nilam mengerjakan pr biologi itu, tanpa dia sadari, teman-teman yang tadi dia ajak curhat sangat marah, karena dia meninggalkannya tanpa sebab. Tibalah bel istirahat, sampai saat itu juga nilam belum dapat menyelesaikan pr biologi tersebut, bel pun kembali berbunyi, itu bertanda jam istirahat selesai. Akhirnya istirahat pun itu selesai, dia langsung segera bertemu dengan guru biologi, dia menyangka bahwa dia akan dapat pujian karena baru saat ini dia baru pertama kalinya mengerjakan tugas biologi. Eeeeehh ternyata dia malah mendapat sebuah hadiah yang sangat sure price yaitu dia malah mendapat omelan dari guru biologi, karena dia sudah telat mengerjakan pr biologi itu, dan dia pun ketahuan menyontek pada mengerjakan pr. "

" Dengan perasaan yang kesal dia menuju kelas, sesampai di kelas dia pun langsung bercerita kepada teman temannya yang tadi dia tinggalkan pada saat dia curhat. Saat dia ingin bercerita ke kelas, dengan tiba tiba teman temannya langsung meninggalkan dia saat dia ingin bercerita kepada teman temannya. Nilam langsung berkata, “woo pada mau kemana looo??? Kok lo semua pada gitu sama gue, tega lo semua!!! "

" Setelah teman temannya meninggalkan nilam dia pun merenung sejenak dan berfikir kenapa mereka tiba tiba meninggakan ku disaat aku butuh dengan mereka , tiba tiba dia pun tersadar bahwa dia dulu pernah melakukan hal itu sebelumnya kepada mereka. Bergegas nilam keluar dari kelas berlari dengan kencang untuk mengejar teman temannya dan bertemulah dia dengan teman temannya. Disitu nilam hanya bisa terdiam memandangi wajah teman temannya dia tak sanggup mengeluarkan sepatah kata pun, huuuhh setelah dia menghembuskan nafas barulah dia memberanikan diri untuk berbicara kepada teman temannya, baru dia mengeluarkan sepatah kata "GUE ..." langsung teman temannya meninggalkan dia. Disitu nilam benar benar merasa sangat bersalah dengan apa yang telah dia lakukan kepada teman temannya. "

" Bel pulang pun berbunyi, sampai pulang sekolah pun masalah ini belum terselesaikan, nilam pun bergegas kerumahnya dan mengurung diri dikamarnya. Disitu nilam hanya bisa menangis mengingat kejadian hari ini disekolah, dan dia pun mencoba untuk memberanikan diri lagi untuk menelfon teman temannya secara bergantian dan tak disangka mereka pun memaafkan nilam, disitu dengan senangnya nilam melompat lompat di tempat tidurnya sambil berteriak tanpa disadari orang tuanya melihat dari balik pintu. "

" Keesokan harinya saat nilam berangkat sekolah tanpa disengaja dia bertemu dengan rio dan dia agak heran kenapa dia memakai seragam sekolahnya, sesampai disekolah pun dia masih kepikiran dan bercerita dengan teman temannya, dan ternyata rio adalah murid baru teman sekelasnya, perasaan dag dig dug pun mulai muncul setiap melihat wajah rio dan nilam hanya bisa menundukkan kepala dengan wajah yang sangat merah. "

to be continued..